Tips Membeli HP Second Yang Aman

Teknoharian.com – Apakah anda ingin membeli hp second atau bekas? Sebelum anda membeli atau memilih hp, pastikan anda membaca pembahasan tentang tips membeli hp second dibawah. Karena, banyak orang setelah membeli hp second atau bekas merasa kecewa karena hp yang dibeli tidak sesuai dengan espektasi.

Maka dari itu hati-hati dan cermat dalam memeriksa ponsel yang akan anda beli sangat penting. Mengetahui apa yang perlu anda pastikan dari barang yang akan anda beli juga sangat penting. Apalai jika anda membeli hp secara online, yang anda temukan dari arketplace yang mungkin belum terpercaya.

Dan dibawah ini, Teknoharian kana memberikan ulasan tentang tips apa saja yang perlu anda ketahui sebelum anda melakukan transaksi jual beli hp bekas atau second.

Tips Membeli HP Second

Berikut merupakan beberapa tips yang dapat anda gunakan untuk pertimbangan jika anda inginmembeli hp bekas. Simak selengkapnya:

Temukan spesifikasi Yang Uptodate

Belilah ponsel bekas yang memiliki spesifikasi yang mengikuti spesifikasi minimal untuk aplikasi saat ini, atau bahkan di masa depan. Aplikasi masa kini membutuhkan smartphone Android dengan RAM minimal 4 GB atau 6 GB dan memiliki penyimpanan internal minimal 64 GB. Pastikan Anda juga memiliki slot microSD untuk mendukung penyimpanan data Anda.

Jika Anda ingin membeli smartphone bekas yang lebih rendah dari standar ini, Anda akan sering merasa ponsel Anda lambat saat menggunakan aplikasi atau sering muncul notifikasi “storage is full”.

Ketahui Tahun Keluaran Ponsel

Masih terkait dengan poin HP yang memiliki spesifikasi terbaru, dengan mengetahui tahun peluncuran ponsel kita, tentunya kita juga dapat mengetahui usia sistem operasi atau baru dan juga usia ponsel sejak kemunculannya. Cara mengecek tahun ponsel Android Anda adalah dengan menekan *#12580*369# dan Anda akan otomatis dibawa ke halaman baru. Data tahun, bulan, tanggal aktif pertama HP di divisi RF Cal.

Pahami BNOB

Tips membeli hp second selanjutnya adalah dengan memahami bahwa handphone tersebut ada di BNOB atau stok lama. Apa itu? BNOB adalah Barang baru yang sudah dibuka. Jadi barang masih mulus tanpa goresan. Barang BNOB biasanya merupakan barang hasil review atau akibat pembeli tidak puas dengan produknya (kadang salah beli).

Barang BNOB sebenarnya lebih murah dari barang baru, tapi (sedikit) lebih mahal dibandingkan barang bekas. Beda lagi dengan stok lama. Dalam arti bahasa Indonesia, stok lama berarti stok lama. Barang stok lama adalah barang yang sudah tidak bergaransi lagi, dan terkadang menjadi flagships yang mahal, namun sekarang menjadi murah, bahkan dengan harga barang kedua. Karena stok lama tidak bergaransi, gunakan sistem pembelian COD sampai Anda memahami kondisi barang dengan baik.

Carilah barang masih bergaransi.

Yang perlu dicek saat membeli handphone bekas adalah menanyakan masa pakai, kalau bisa juga minta garansi. Semakin lama smartphone yang digunakan, semakin sedikit komponen smartphone yang mampu mendukung aktivitas multitasking.

Oleh karena itu, pilihlah smartphone bekas yang masih berumur muda untuk memastikan kemampuan komponen tersebut masih maksimal untuk menyalakan sistem. Jadi bukan ponsel berumur 2-3 tahun. Cari juga smartphone yang masih dalam masa garansi sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan bisa diganti.

Periksa apakah ponsel sudah di-root

Perlu juga dicatat bahwa ponsel yang di-root berarti masa garansi HP akan dibatalkan. Selain itu, banyak juga risiko yang datang jika ponsel di-root, misalnya ponsel membuka kerentanan terhadap virus untuk memudahkan masuk, memori ketat, dan dalam beberapa kasus, ketika memperbarui sistem operasi melalui OTA ( over the air), Ponsel akan menolak untuk update.

Untuk memeriksa apakah ponsel Anda sudah di-root atau tidak, Anda dapat menggunakan aplikasi Root Checker yang dapat diunduh dari PlayStore.

Jangan lupa lihat harganya

Ponsel bekas biasanya memiliki harga standar atau kisaran harga. Jadi ketika Anda mendapatkan smartphone bekas dengan harga yang jauh lebih rendah dari kisaran harga ponsel bekas, jangan langsung membelinya. Karena smartphone yang digunakan bisa berupa handphone HDC yang jelas-jelas bukan pabrikan resmi dari pemilik penjualnya.

Waspada penipuan!

Tidak semua kegiatan jual beli bisa lepas dari yang namanya penipuan, khususnya jual beli online handphone bekas. Jika Anda membeli melalui situs web, pastikan Anda membuktikan keandalan situs web dan mengirimkan barang dagangannya. Anda bisa memilih opsi COD sebagai solusi jika kredibilitas penjual diragukan, atau bisa juga menggunakan jasa “RekBer”.

Rekber adalah broker yang membantu mengamankan transaksi online. Misalnya ketika ada proses jual beli, uang yang dikirimkan pembeli tidak akan diterima langsung oleh penjual, tetapi akan disimpan terlebih dahulu. Jika barang sudah diterima, uang akan dikirim ke penjual. Sehingga proses jual beli lebih aman. Rekomendasi kami adalah layanan rekber dari Bpk Tri Haryanto, MDS.

Verifikasi keaslian produk HP bekas

Yang akan Anda beli adalah HP bekas asli, bukan HDC. Cara cek hp asli atau palsu adalah dengan cek IMEI (masukkan dial number *#06#) > lalu cek website ini > ketik IMEI > tap Verify
*Jika ada dua operator IMEI, pilih salah satu

Jika data yang muncul berbeda dengan ponsel Anda, maka dapat dipastikan ponsel Anda bukan merupakan item dalam ORI. Namun jika data yang muncul tidak sesuai dengan jenis handphone yang telah anda beli atau tidak tersedia, maka dapat disimpulkan bahwa nomor IMEI yang tertera pada handphone anda bukan milik anda alias anda mendapatkan handphone palsu.

Perhatikan baterainya

Tips membeli hp second selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah baterai, apakah baterai tersebut berkinerja baik atau tidak. Jangan sampai baterai yang ada bocor dan mudah habis saat digunakan. Cara memeriksa baterai adalah dengan memegang telepon dan mencoba menyalakannya. Jika cepat panas, bisa dipastikan ada masalah dengan baterai di ponsel.

Jika Anda membeli ponsel dari outlet/ konter, baterai yang bermasalah biasanya diganti dengan yang baru. Namun belum diketahui secara pasti apakah baterai tersebut asli atau tidak. Mengapa begitu banyak orang takut untuk membeli ponsel bekas? Karena ada banyak ketidakpastian tentang kinerja ponsel itu sendiri dan banyak komponen yang terkadang diganti.

Kemudian ketika komponen handphone tersebut diganti, harganya naik signifikan, namun ketika dibawa pulang ternyata performanya menurun drastis dan tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan. Oleh karena itu, membeli dan memilih ponsel bekas sangatlah penting. Salah satu tips Jika Anda adalah orang yang biasa dalam memeriksa ponsel, Anda dapat mengundang teman Anda untuk menemani Anda membeli ponsel bekas.

  Tips Membeli Iphone Online, Jangan Sampai Tertipu!

Periksa kelengkapannya

Jika ada aksesoris saat membeli handphone bekas, periksa dulu apakah aksesoris tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. Pastikan earphone masih dapat mengeluarkan suara dan pengisi daya masih dapat mengalirkan daya.

Padahal, tidak semua ponsel bekas dilengkapi aksesoris. Namun, terkadang banyak juga ponsel bekas yang dilengkapi dengan aksesoris, meski tidak selalu original dan masih berfungsi dengan baik.

Perhatikan fisik HP

Hal pertama yang terlihat dan menjadi pusat perhatian adalah permukaan luar ponsel, dengan kata lain, fisik. Meski performa di dalam ponsel ini masih bagus, namun bagian luarnya banyak goresan dan terlihat sangat buruk sehingga akan sangat mengganggu.

Perhatikan bagian belakang ponsel, ada banyak casing ponsel yang benar-benar tak tergantikan. Hanya melepasnya saja sulit dan terkadang harganya sangat mahal. Oleh karena itu, keadaan asli sebaris ini sangat penting. Karena sangat terlihat dan akan menjadi pusat perhatian orang yang melihatnya.

Kemudian yang kedua untuk bagian depan atau layar sentuh smartphone, pastikan jika ada goresan, goresan tersebut hanya kaca pelindung anti gores. Jika ternyata bagian yang tergores adalah layarnya sendiri, maka sebaiknya Anda berpikir ulang untuk membeli ponsel. Pilihan lain yang bisa Anda lakukan adalah membeli ponsel namun dengan catatan mengganti beberapa komponen.

Cek fitur kontrol HP

HP Control merupakan bagian yang cukup vital dan tentunya menjadi pertimbangan saat membeli handphone bekas. Fitur kontrolnya adalah microphone untuk audio capture, speaker untuk output audio, kabel USB pabrikan masih berfungsi normal, untuk kesehatan layar sentuh apakah masih berfungsi di seluruh sudut ponsel.

Cara mengecek layar sentuh adalah dengan menekan *#*2664#*#* atau jika ponsel anda tidak mendukung permintaan ini, anda dapat mengujinya menggunakan aplikasi di PlayStore bernama Touch Screen Test.

Cek bagian dalam HP

Saatnya memeriksa bagian dalam ponsel, Anda bisa mulai dengan memeriksa versi sistem operasi ponsel. Salah satu tips membeli hp second yang bisa Anda perhatikan adalah, jika ternyata sistem operasi tidak dapat diperbarui, maka kemungkinan besar ponsel tersebut bukan versi resmi dari sistem operasi yang dimaksud.

Ponsel dapat menjadi salinan pasar gelap atau bahkan salinan persis dari ponsel asli. Membeli handphone bekas asli sebenarnya lebih baik daripada membeli handphone baru tapi replika atau dengan kata lain HDC.

Perhatikan semua komponen ponsel, mulai dari software, RAM, memori, dll. Jangan sampai Anda membeli ponsel bekas yang ternyata tidak bisa memasukkan memori karena sudah penuh. Beberapa ponsel saat menginstal ulang aplikasi default hilang. Akibatnya, Anda akan menghadapi kesulitan dan Anda harus menginstal aplikasi masing-masing sendiri.

Kamera, speaker, sensor, dan lainnya

Tips beli hp second di counter adalah selalu cek kamera, speaker, dll di hp. bluetoothnya bisa di hidupkan, koneksi hotspot bisa di nyalakan normal atau tidak. Amplifier juga bisa berbunyi dengan benar atau tidak.

Ketika Anda membawa pulang ponsel dan menemukan sesuatu yang salah dengan ponsel, Anda tidak dapat berbuat apa-apa lagi, terutama jika ada kesepakatan bahwa barang yang dibeli tidak dapat ditukar lagi. Anda harus melihat semua komponen ponsel dengan cermat dan hati-hati.

Kamera adalah salah satu komponen terpenting dari sebuah ponsel, spesifikasinya bisa mengacu pada resolusi tinggi. Namun, Anda harus memeriksa apakah itu masih berfungsi dengan baik atau tidak. Apakah masih bening layarnya atau tidak. Ada juga ponsel yang kameranya tidak bisa digunakan karena kesalahan sistem operasi. Selalu perhatikan terlebih dahulu karena jika tidak, Anda akan kecewa akhirnya.

Ada banyak hal yang biasanya dilupakan, salah satunya adalah lupa mengecek sensor di ponsel. Misalnya sensor putaran ponsel, sensor G-shock dan lain-lain. Karena hal ini dianggap sepele dan tidak begitu penting untuk diperiksa, namun saat dibutuhkan ternyata sensor tersebut sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

Periksa Segel

Tips membeli hp second yang tidak kalah penting adalah dengan mengecek segel pada handphone. Pemeriksaan ini dilakukan dengan membuka penutup dan baterai HP. Periksa apakah ada bagian yang hilang seperti sekrup yang hilang, maka Anda dapat memastikan layanan HP. Kalau mau lebih tepatnya bisa dicium, apakah ada bekas solderan atau tidak.

Pengecekan apakah handphone kedua sudah diservis sangat penting karena jika handphone sudah pernah diservis menandakan handphone tersebut sudah rusak sebelumnya. Kekuatan hidup saat dibeli bisa lebih pendek.

Cek sinyal dan jaringan

Mengenai kekuatan sinyal juga harus benar-benar diperhitungkan. Beberapa ponsel yang terkena dampak jatuh dan beberapa akan mengalami penurunan fungsi. Salah satunya dalam referensi yang sama. Caranya Anda bisa membandingkannya dengan ponsel yang Anda bawa, bandingkan sinyal yang ada di antara ponsel tersebut. antara ponsel Anda dan ponsel yang akan Anda beli.

Namun, mengecek kekuatan handphone untuk menangkap sinyal ini sangat sulit, karena saat dibawa pulang ternyata di dalam ruangan handphone sulit menangkap sinyal. Berbeda ketika Anda berada di toko. Biasanya ponsel menyesuaikan dengan situasi saat ini terlebih dahulu. Lakukan reset pabrik ketika Anda mendapatkan ponsel bekas untuk pertama kalinya

Saat membeli smartphone bekas baru, lakukan factory reset agar semua data yang sebelumnya ada di ponsel bisa terhapus dan smartphone terasa seperti baru karena penyimpanannya kini lebih lega.

Cara mengatur ulang telepon ke pengaturan pabrik adalah dengan pergi ke Pengaturan> Setelan Penambahan> Cadangkan dan setel ulang> Kembalikan pengaturan pabrik

Akhir Kata

Demikianmerupakan penjelasan tentang tips membeli hp second yang bisa anda gunakan untuk pertimbangan jika sedang beli hp. Semoga dari penjelasan diatas dapat membantu dan bermanfaat kepada anda saat membeli hp second. Selalu hati-hati dan cermat dalam memilih dan membeli hp second.

error: This content is protected by DMCA